18 Juni 2011 kemarin tepat 84 tahun berdirinya klub kebanggaan kota kita PERSEBAYA 1927. Usia yang cukup tua untuk klub sepakbola di negara kita ini. Pelaksanaan HUT Persebaya 1927 yang ke- 84 tahun lebih ditonjolkan dengan kegiatan - kegiatan sosial diantaranya, donor darah massal, menyambangi legenda hidup Persebaya Rusdi Bahalwan yang sedang terbaring sakit dan yang terakhir adalah acara Go Green, yaitu penanaman bakau di daerah Wonorejo. Sehari sebelumnya, para suporter Bonek juga menggelar acara memperingati ulang tahun Persebaya 1927 di Balai Pemuda. Di antaranya dalam bentuk pameran foto hasil karya para Bonek sendiri. Kemudian launching buku, serta festival band yang menghadirkan bintang tamu Roy “Boomerang”.
Kita tahu Persebaya yang notabene menjadi salah satu pendiri PSSI merupakan klub fenomenal dengan Bonekmania sebagai pendukung yang sangat loyal. "Dimana kau berada, di situ kami ada. Karena kami Bonekmania". Yap, yel - yel itu lah yang bisa menggambarkan Bonekmania, sangat peduli dengan Persebaya 1927 dan selalu mendukung dimana pun Persebaya bermain tanpa terkecuali.
Persebaya merupakan tim yang sangat fenomenal. Mulai dari Juara Liga Indonesia dua kali, menampilkan gaya sepak bola gajah lawan Persipura saat era Perserikatan tahun 1988, mogok bermain saat lawan PKT Bontang tahun 2002 yang berimbas dengan penurunan kasta ke Divisi 1, mengundurkan diri dari babak delapan besar tahun 2005 yang membuat di skors selama 16 bulan meskipun akhirnya diubah menjadi degradasi ke Divisi 1.
Carut marut yang sedang bergejolak di negara kita juga berimbas terhadap Persebaya. Merasa dirugikan dengan ISL 2009/2010 kemarin yang dirasa ada skenario untuk meloloskan Pelita Jaya dengan menunda pertandingan Persebaya vs Persik sampai tiga kali dan berujung degradasi. Akhirnya Persebaya dengan Saleh Mukadar selaku ketua memutuskan untuk keluar dari Liga Indonesia dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia, kompetisi 'breakaway' profesional yang tidak menggantungkan hidupnya dengan APBD.
Minggu, 19 Juni 2011
Jumat, 10 Juni 2011
Uang Uang dan Uang
Melihat pemberitaan di televisi tentang artis yang liburan ke luar negeri, politisi pun bisa melenggang ke luar negeri tanpa masalah dengan alasan studi banding. Mau kemana mana sepertinya tinggal berangkat, tak perlu memikirkan berapa uang yang dibutuhkan untuk itu semua. Terkadang iri juga melihat mereka - mereka yang banyak uang bisa keliling kemana saja tanpa bingung dengan uang yang ada, lah aku untuk pulang pergi Jakarta-Surabaya saja harus mikir lebih dari dua kali agar cukup dengan uang yang seadanya.
Semua itu karena uang. Sangat benar pepatah lama yang berkata bahwa UANG bukanlah segalanya tapi segalanya membutuhkan UANG. Dengan uang yang bergelimang, mungkin memang mudah memenuhi semua kebutuhan yang ada atau lebih tepatnya memenuhi semua keinginan. Tetapi bagaimana jika kekurangan uang? dapatkah semua keinginan kita terpenuhi? jawabannya adalah tidak, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari saja mungkin tidak cukup.
Semua itu karena uang. Sangat benar pepatah lama yang berkata bahwa UANG bukanlah segalanya tapi segalanya membutuhkan UANG. Dengan uang yang bergelimang, mungkin memang mudah memenuhi semua kebutuhan yang ada atau lebih tepatnya memenuhi semua keinginan. Tetapi bagaimana jika kekurangan uang? dapatkah semua keinginan kita terpenuhi? jawabannya adalah tidak, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari saja mungkin tidak cukup.
Rabu, 04 Mei 2011
Pohon, Daun dan Angin
Pohon, Daun dan Angin
Oleh: Azallea Lesmana
Oleh: Azallea Lesmana
Jika Kau menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan cintamu. Cinta tidak membutuhkan keraguan, Tunjukan saja!!
POHON
Alasan mengapa orang-orang memanggilku “Pohon” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA.
Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli dengan orang lain dan religius tapi dia hanya wanita biasa saja.
Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah “sahabatku” dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tahu aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata “lanjutkan saja” dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak.. dan merah… Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but…
Kamis, 28 April 2011
Info Perguruan Tinggi Kedinasan di Indonesia
Selain Perguruan Tinggi yang sering terdengar gaungnya untuk didaftar, ada juga Perguruan Tinggi Kedinasan yang tidak kalah bagusnya untuk didaftar. Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) ini di bawah naungan Kementrian - Kementrian Republik Indonesia, berikut beberapa PTK yang tersebar di Indonesia:
1. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) – di bawah Badan Pusat Statistik, pendaftaran online (4 april s.d. 20 Mei 2011 di www.stis.ac.id). Lokasi kuliah Jakarta.
2. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id
3. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo), pendaftaran online (21 Februari s.d. 11 Agustus 2011 di www.mmtc.ac.id). Lokasi kuliah di Yogyakarta
4. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara, pendaftaran online diwww.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor
Minggu, 24 April 2011
Kampusku Sayang, Kampusku Malang
X: Waduh, sekarang sudah gede ya? kuliah dimana?
Y: STAN om.
X: Wah keren, jurusan apa emang?
Y: Pajak om.
X: Wah, penerusnya Gayus berarti nanti ya
Y: Erggh..
Percakapan di atas adalah salah satu contoh yang sering saya dapatkan ketika orang - orang bertanya di mana saya kuliah. Ujung - ujungnya selalu dan selalu disangkutpautkan dengan yang namanya Gayus Tambunan. Yap, Gayus Tambunan, pegawai pajak golongan tiga yang sejak tahun 2010 kemarin selalu menghiasi layar kaca televisi. Bukan untuk bermain film, apalagi syuting sinetron stripping melainkan karena keterkaitannya dalam kasus mafia pajak di negeri ini.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Sepertinya peribahasa tersebut sangat cocok diungkapkan untuk kasus Gayus ini. Dari instansi tempat dia bekerja di Direktorat Jendral Pajak hingga kampus tempat menimba ilmunya terdahulu, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara semua kena getahnya tak terkecuali.
Langganan:
Postingan (Atom)
