Jumat, 25 Februari 2011

Film Impor? Masih Perlukah Kita?

Rasanya sulit kita mengerti bagaimana bisa negara AS yang mengklaim sebagai kampiun demokrasi, yang dulu mengajari pentingnya intensifikasi pajak untuk membiayai peningkatan demokrasi suatu bangsa, eh malah terang-terangan menolak bayar pajak. 

Jakarta - Tidak ada yang menyangkal kita perlu film asing, khususnya film-film Hollywood, Amerika Serikat (AS). Baik sebagai hiburan maupun sebagai sumber inspirasi kehidupan, dan referensi kreatif  untuk sineas serta insan film kita.



Namun, saya tidak yakin kalau di antara kita ada yang mau mempertukarkan kegandrungan pada film Hollywood tersebut dengan hilangnya kedaulatan kita sebagai bangsa. Apapun alasannya.


Sepakat atau tidak sepakat (deal or no deal) hal biasa dalam bisnis. Yang luar biasa, ketika mitra bisnis menolak untuk mengikuti aturan yang berlaku di negeri mitranya, kemudian memprovokasi rakyat dengan informasi menyesatkan. Termasuk kesan mendorong publik "melawan" ketentuan perpajakan sesuai undang-undang (UU). Padahal, UU tersebut  merupakan amanah seluruh rakyat. 


Faktanya seperti itulah yang dilakukan para produsen/eksportir film AS yang tergabung dalam organisasi Motion Picture Association of America (MPAA) di Indonesia. Mereka menolak membayar pajak yang menjadi kewajiban mereka.

Rabu, 23 Februari 2011

Setan : Jenis dan Pekerjaannya

Al 'Amasy berkata,"Ketika aku masuk ke dalam rumah dan tidak menyebut nama Allah SWT, serta tidak bersalam aku melihat api. Aku berkata,"Angkatlah, dan aku berbantahan dengannya. Kemudian aku ingat dan berkata, "Dasim, Dasim, Aku berlindung kepada Allah SWT darinya."

Ada beberapa jenis setan yang mengganggu kehidupan manusia dan berikut jenis beserta pekerjaannya:

Selasa, 22 Februari 2011

totally Absurd !

"Absurd berarti tidak masuk akal, tidak jelas. Absurd sendiri dalam etimologi berarti sesuatu yang tidak ada kejelasannya ataupun sesuatu tidak dapat diterima akal sehat"
(Kamus Besar Bahasa Indonesia)


Jumat, 18 Februari 2011

Miris

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Hari ini, tepatnya tadi pagi saya menjalankan UAS hari ketiga yaitu Pendidikan Agama Islam. Saat membaca materi modul yang diberikan oleh dosen koordinator kemarin, saya merasa tersontak dan merasa malu dengan para pemuda dan pemudi zaman sekarang termasuk saya di dalamnya.

Saat itu saya sedang membaca modul yang berjudul tentang Westernisasi dan Modernisasi. Seperti kita ketahui budaya barat seakan sudah menjadi tren bagi para pemuda dan pemudi Indonesia zaman sekarang. Modernisasi yang kita tahu merupakan pemuktahiran untuk mengikuti perkembangan zaman merupakan dua mata pisau tajam yang mempunyai efek positif dan sisi negatif yang terkadang lebih ditonjolkan mudharatnya ketimbang efek positifnya. Padahal kita semua sudah mengetahui, Islam merupakan agama yang menuntut pengikutnya hidup modern. Kita ambil contoh, sebelum melakukan ibadah, Islam mewajibkan umatnya untuk berwudlu. Ketika agama lain tidak menyuruh umatnya untuk mencuci tangan sebelum makan, Islam menganjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan.

Rabu, 09 Februari 2011

My Mood Booster :)

Ibuku, seorang wanita paruh baya yang tahun ini akan menginjak umur setengah abad, seorang yang selalu aku elu - elukan.


Ibu, aku tahu ketika aku terbangun di tengah malam, engkau telah terjaga dari tidurmu dan sedang melakukan ibadah malam di saat yang lainnya sedang nyenyak terlelap tidur. Mendoakan semua anak - anak mu ini agar menjadi orang yang sukses dalam ke depannya.


Ibu, aku tahu walaupun engkau bekerja seharian, engkau masih menyempatkan untuk memasakkan makanan enak setiap harinya. Walaupun terkadang engkau bersedih dalam hati karena makanan yang tidak termakan oleh anak - anak perempuan mu yang mempunyai sejuta alasan karena takut gemuk atau yang lainnnya.