Lagu tersebut telah membuat semangat membara para pemuda pejuang kemerdekaan untuk mengusir penjajah dan membuat penjajah berang. Lagu tersebut sempat dilarang oleh para penjajah tetapi para pemuda saat itu tetap gigih menyanyikannya ketika diadakannya pertemuan ataupun rapat. Sampai pada tanggal 17 Agustus 1945 ketika Indonesia menyatakan merdeka dari penjajah, lagu tersebut akhirnya ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Indonesia sebagai perlambang kesatuan bangsa.
Kamis, 24 November 2011
Ketika Indonesia Raya Berkumandang
Sumpah Pemuda, sebuah peristiwa sejarah yang menjadi titik dasar perjuangan para pemuda Indonesia. Dalam peristiwa yang bersejarah tahun 1928 itu berkumandanglah sebuah lagu melalui lantunan biola seorang Wage Rudolf Supratman.
Lagu tersebut telah membuat semangat membara para pemuda pejuang kemerdekaan untuk mengusir penjajah dan membuat penjajah berang. Lagu tersebut sempat dilarang oleh para penjajah tetapi para pemuda saat itu tetap gigih menyanyikannya ketika diadakannya pertemuan ataupun rapat. Sampai pada tanggal 17 Agustus 1945 ketika Indonesia menyatakan merdeka dari penjajah, lagu tersebut akhirnya ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Indonesia sebagai perlambang kesatuan bangsa.
Lagu tersebut telah membuat semangat membara para pemuda pejuang kemerdekaan untuk mengusir penjajah dan membuat penjajah berang. Lagu tersebut sempat dilarang oleh para penjajah tetapi para pemuda saat itu tetap gigih menyanyikannya ketika diadakannya pertemuan ataupun rapat. Sampai pada tanggal 17 Agustus 1945 ketika Indonesia menyatakan merdeka dari penjajah, lagu tersebut akhirnya ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Indonesia sebagai perlambang kesatuan bangsa.
Selasa, 18 Oktober 2011
"Dimanakah Kau Berada"
Dinda... di manakah kau berada. . . .
Rindu aku ingin jumpa. . . .
Meski lewat nada. . . .
#nowplaying Katon Bagaskara - Dinda Dimana
Tembang lawas dari Katon Bagaskara melantun di earphone mengiringi malam selasa yang sedikit gerah ini. Lagu lawas Katon ini mengingatkanku pada masa lalu, masa - masa ketika aku masih kecil, masa - masa di saat handphone dan laptop belum booming pada zaman tersebut terlebih lagi yang namanya internet, masih menjadi kebutuhan yang sangat mewah di kala itu. Hiburan saat itu hanya sebatas televisi layar cembung dengan TVRI sebagai stasiun televisi yang menjadi pedoman televisi - televisi swasta. Hiburan lainnya adalah media cetak. Koran dan majalah masih merajai kala itu, mulai dari koran murahan sampai yang diperuntukkan untuk kalangan elit pun tersedia. Tak hanya itu, majalah sendiri juga mempunyai klasifikasi pangsa sendiri - sendiri sesuai pembacanya masing - masing. Dari majalah Trubus dan majalah Times untuk pebisnis dan politikus, majalah Aneka Yess dan Kawanku yang mengincar remaja sebagai sasaran pembacanya hingga majalah anak - anak yang didominasi Majalah Mentari, XY Kids, hingga Majalah Bobo.
Selasa, 04 Oktober 2011
38 lebih baik daripada hanya 36
Sudah seminggu lebih kembali menjalani rutinitas membosankan seperti bulan - bulan sebelumnya, nunggu jarkom kuliah, mantengin laptop, dan juga tidur seharian. Sudah seminggu juga perkuliahan di kampus ini mulai menggeliat, tentunya dengan kelas baru, teman - teman baru, mata kuliah baru, dan juga dosen baru. Tetapi bukan itu semua yang bakalan dijabarkan di sini, bukan itu.
Tanggal 20 Oktober 2011 mungkin tanggal yang biasa saja bagi sebagian orang. Tapi bagi kami yang menggantungkan masa depan dari perkuliahan gratis ini merupakan hari yang bisa dibilang campur aduk. Ada yang berbangga dapat lanjut dengan IP yang memuaskan dan juga ada pula yang harus berhenti sampai di situ saja. Angkatan kami hilang 28 orang dalam sekejap saja setelah bersama - sama selama setahun dengan teman - teman sekelasnya masing - masing. Kelas kami pun juga menjadi salah satu korbannya. Dua dari tiga puluh delapan orang yang ada di kelas kami harus menghentikan perjuangannya untuk lulus walaupun mereka berkeinginan lain.
Selasa, 23 Agustus 2011
Mari Bung Rebut Kembali!
Hari ini tanggal 23 Agustus 2011, sudah hampir seminggu Indonesia menikmati umurnya yang ke- 66 yang kalau dalam ukuran umur manusia telah memasuki masa senja. Masa senja biasanya ditandai tentunya dengan menopouse atau berkurangnya fungsi dari organ – organ yang ada di dalam tubuh. Selain itu, seseorang yang berada dalam masa senja biasanya tinggal leyeh – leyeh sambil menikmati segala jerih payahnya dulu di kala muda.
Lalu bagaimana jika suatu negara yang memasuki masa senja seperti manusia pada umumnya, apakah negara tersebut dapat leyeh – leyeh seperti manusia menikmati masa senja?
Selasa, 02 Agustus 2011
I'm Sorry I Can't Be Perfect
Hey, dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up according to plan?
And do you think I'm wasting my time doing things I wanna do?
But it hurts when you disapprove all along
And now I try hard to make it
And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I'm never gonna be good enough for YOU
I'm never gonna be good enough for YOU
Langganan:
Postingan (Atom)
